Ada pendar. Pendar yang samar. Sebilik ruang jauh di susdut sini yang seetika itu mengenalimu. Seperti itukah kau mengenaliku??
Laraku adalah serpihan siang yang terkoyak, jadi kuhirup aromamu pada mimpi-mimpi samar....
Laraku adalah serpihan siang yang terkoyak, jadi kuhirup aromamu pada mimpi-mimpi samar....



Tidak ada komentar:
Posting Komentar